Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2025

KESENDIRIAN PUN PERLU DIRAYAKAN

26 Maret bersama perayaan purple day; Hari kesadaran tentang epilepsi. ada juga perayaan tentang hari kesendirian internasional. peringatan ini mengajak seluruh manusia untuk menyendiri dari keramaian untuk menjaga kesehatan mental. Manusia adalah makhluk sosial namun bukan berarti manusia tidak membutuhkan waktu untuk berjarak sejenak dari sosial. berjarak untuk mencerna segala riuh pikuk kehidupan. Namun, banyak mengklaim bahwa kesendirian berarti adalah kesepian, anti sosial, dan lainnya. padahal kesendirian adalah kebutuhan yang dapat membantu seseorang mengelola stres, meningkatkan kreativitas serta mengenali diri sendiri lebih baik. Dilansir artikel Mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling Islam IAIN Parepare; menyendiri memiliki banyak manfaat bagi kehidupan seperti bisa meningkatkan kreativitas ketika mengerjakan sesuatu sendiri. Berikut ini manfaat kesendirian: 1. Merasakan Kebebasan 2. Menyegarkan Pikiran 3. Refleksi Diri 4. Meningkatkan Kualitas Ibadah

Hhmm... aku rasa...

hhmm... aku rasa liburan kali ini full di kamar. tidak ada jalan, kumpul bareng, sepertinya.  hhmm... aku rasa ini akan sangat membosankan, namun menarik diri dari sosial adalah suatu hal wajar di fase ini. hhmm.... aku rasa semua ini telah mengubur ku mati sedalam-dalamnya. tak ada sisa harapan dalam riuh nafas dan piuk pikiran. semua kosong tak bertuan hhmm... aku rasa.... semua telah bahagia. semua telah menemukan jalan pulangnya. bye! hhmm... aku rasa.... kematian ku bisa membuat semua berjalan semestinya. tapi aku takut mati. 🙂 pada akhirnya; "kematianku (ketiadaanku) tak lebih seperti saat penyair menuliskan titik pada akhir kalimat sajaknya"