Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2025

Kantor Rempong, Meja Makan Kosong

Tempo hari gue baca feed Instagram seorang penulis terkenal, ia ucap keresahan perihal gas elpiji subsidi yang dikhususkan bagi mereka orang-orang miskin yang mana mereka tidak membayar pajak penghasilan. sedangkan yang membayar pajak penghasilan tidak memiliki hak untuk membeli gas subsidi atau gas dari uang hasil mereka kerja melalui pemerintah dengan bayar pajak. ia sampaikan bahwa kemiskinan tidak patut dipelihara dengan cara terus menerus dilimpahkan subsidi dari pemerintah. Justru perlu adanya pendidikan dan pembinaan untuk bisa merubah keadaan mereka agar lebih baik. Gue setuju apa yang disampaikan oleh penulis di atas. bila peristiwa demikian terus berjalan akan terciptanya mental miskin, semua harus difasilitasi, diberi bantuan, diberi murah dan kemudahan lainnya. Akhirnya menciptakan mental peminta dan bukan mental yang tangguh. Akhirnya akan menimbulkan kesenjangan sosial. Apalagi pasca ramainya perihal kenaikan pajak penghasilan, ini akan mengundang reaksi banyak orang teru...

GUE BINGUNG!

kalian pernah merasa bingung tidak? hhmm, bingung mau gimana, seperti apa, apa yang gue harus lakukan, gimana gue harus bereaksi. jadi berperang aja gitu dalam diri. sisi lain diri gue ingin berekspresi tapi gue bingung mau seperti apa ekspresi gue, jika berkespresi pun gue takut salah, akan ekspresi gue yang keluar. tapi mau diem aja rasanya perih banget di pikiran. hhmm, akhirnya yang mungkin gue dan kalian lakukan adalah menjaga jarak dari sosial sementara, mengurung diri dalam kamar dan melakukan hal-hal yang disukai. demi menjaga kewarasan diri dari hal-hal yang kita tidak bisa terima dalam sosial. lalu selain kegiatan di atas, apa yang kalian lakukan untuk mendistrek pikiran dan hati kalian? gue adalah orang yang sangat percaya diri atas kemampuan, gue mau belajar. tapi perihal satu ini gue nyaman sama perkara yang gue sudah lama dekap ini, walau menyakitkan tapi gapapa. apakah itu baik guys? entah lah. mungkin yang punya pandangan bisa tulis dalam komentar.